Search....

Cara mendisable User Account Control | UAC Windows 7

Windows 7 memang banyak memiliki kelebihan-kelebihan, termasuk salah satunya adalah fitur User Account Control yang dapat membantu user adm inistrator untuk mencegah perubahan setting pada windows. Termasuk diantaranya adalah install dan uninstall program dan perubahan setting pada regedit, dan gpedit.  Setiap kali terjadi perubahan setting pada windows akan muncul sebuah peringatan untuk meminta ijin persetujuan terlebih dahulu oleh administrator.

A computer screen showing the Proseware reader in operation. Image copyright (c) 2009.
Namun jika anda adalah sebagai administrator, terkadang peringatan tersebut menjadikan hal yang sangat menjengkelkan. Tiap kali melakukan sesuatu selalu saja muncul peringatan dari UAC. Nah untuk keadaan yang demikian ini, lebih baik User Account Control atau UAC sebaiknya dinonaktifkan saja. Untuk menonaktifkan User Account Control atau UAC dapat diikuti langkah-langkah berikut ini :
  1. Klik start lalu ketik UAC dan tekan enter
  2. Pada jendela user account control setting, geser panel ke bawah pada posisi never notify
  3. Klik OK
  4. Jika muncul user account control, klik saja Yes.
READ MORE - Cara mendisable User Account Control | UAC Windows 7

Cara backup registry editor | regedit

Registry editor pada system operasi windows bisa dikatakan sebagai jantungnya windows. Setiap perubahan data, baik berupa string, value, dan lain sebagainya pada registry editor akan berdampak pada perubahan setting windows tersebut. Melakukan perubahan pada registry editor bisa berdampak menambah kinerja (tweak computer melalui registry) atau malah bisa merusak kinerja windows (seperti yang sering dilakukan oleh virus yang sedang menginfeksi computer, yaitu melakukan perubahan pada registry), sehingga kinerja computer menjadi lebih lambat daripada biasanya atau melakukan disable pada beberapa fitur windows seperti folder option, task manager, system restore. Yang paling parah adalah perubahan pada registry bisa menjadikan windows rusak, sehingga windows tidak bisa booting.
Karena hal tersebut diatas, maka sebaiknya anda berhati-hati dalam melakukan perubahan registry pada windows. Alangkah baiknya anda melakukan backup terlebih dahulu sebelum melakukan perubahan pada registry untuk berjaga-jaga jika terjadi hal yang tidak diinginkan maka masih bisa dikembalikan lagi seperti sebelum terjadi perubahan. Untuk backup registry dapat anda ikuti langkah-langkah berikut :
  1. Tekan tombol windows + R pada keyboard untuk membuka run kemudian ketik regedit dan tekan enter untuk masuk pada jendela regedit.

    A computer screen showing the Proseware reader in operation. Image copyright (c) 2009.
  2. Pada jendela regedit yang muncul klik kanan pada My Computer kemudian pilih export

    A computer screen showing the Proseware reader in operation. Image copyright (c) 2009.
  3. Pilih directory dan folder tempat anda akan menyimpan back up regedit, kemudian ketikkan nama backup regedit tadi sesuka anda.

    A computer screen showing the Proseware reader in operation. Image copyright (c) 2009.
  4. Klik Save, maka backup regedit telah tersimpan pada folder yang anda pilih. Sebaiknya folder back up berada pada partisi selain partisi yang berisi system windows, dengan kata lain letakkan back up pada partisi selain partisi C:.

    A computer screen showing the Proseware reader in operation. Image copyright (c) 2009.
  5. Untuk mengembalikan atau restore registry dengan file backup tadi, lakukan dengan cara klik ganda pada file back up yang telah dibuat. Maka registry editor akan kembali pada kondisi sebelum dirubah atau kembali pada kondisi backup.
Cara diatas adalah cara untuk melakukan back up pada seluruh registry windows. Untuk melakukan back up pada key atau sub key, dapat dilakukan dengan cara yang sama, yaitu klik kanan pada key atau sub key yang akan dibackup kemudian pilih export. File backup juga tergantung key yang dibackup. Jika backup seluruh registry maka besarnya file backup akan lebih besar daripada melakukan backup pada key tertentu.
A computer screen showing the Proseware reader in operation. Image copyright (c) 2009.
Disarankan untuk melakukan perubahan pada registry editor ini dilakukan oleh pengguna yang sudah mahir.
READ MORE - Cara backup registry editor | regedit

Cara mematikan / shutdown computer pada jarak waktu tertentu tanpa software

Registry editor pada system operasi windows bisa dikatakan sebagai jantungnya windows. Setiap perubahan data, baik berupa string, value, dan lain sebagainya pada registry editor akan berdampak pada perubahan setting windows tersebut. Melakukan perubahan pada registry editor bisa berdampak menambah kinerja (tweak computer melalui registry) atau malah bisa merusak kinerja windows (seperti yang sering dilakukan oleh virus yang sedang menginfeksi computer, yaitu melakukan perubahan pada registry), sehingga kinerja computer menjadi lebih lambat daripada biasanya atau melakukan disable pada beberapa fitur windows seperti folder option, task manager, system restore. Yang paling parah adalah perubahan pada registry bisa menjadikan windows rusak, sehingga windows tidak bisa booting.
Karena hal tersebut diatas, maka sebaiknya anda berhati-hati dalam melakukan perubahan registry pada windows. Alangkah baiknya anda melakukan backup terlebih dahulu sebelum melakukan perubahan pada registry untuk berjaga-jaga jika terjadi hal yang tidak diinginkan maka masih bisa dikembalikan lagi seperti sebelum terjadi perubahan. Untuk backup registry dapat anda ikuti langkah-langkah berikut :
  1. Tekan tombol windows + R pada keyboard untuk membuka run kemudian ketik regedit dan tekan enter untuk masuk pada jendela regedit.

    A computer screen showing the Proseware reader in operation. Image copyright (c) 2009.
  2. Pada jendela regedit yang muncul klik kanan pada My Computer kemudian pilih export

    A computer screen showing the Proseware reader in operation. Image copyright (c) 2009.
  3. Pilih directory dan folder tempat anda akan menyimpan back up regedit, kemudian ketikkan nama backup regedit tadi sesuka anda.

    A computer screen showing the Proseware reader in operation. Image copyright (c) 2009.
  4. Klik Save, maka backup regedit telah tersimpan pada folder yang anda pilih. Sebaiknya folder back up berada pada partisi selain partisi yang berisi system windows, dengan kata lain letakkan back up pada partisi selain partisi C:.

    A computer screen showing the Proseware reader in operation. Image copyright (c) 2009.
  5. Untuk mengembalikan atau restore registry dengan file backup tadi, lakukan dengan cara klik ganda pada file back up yang telah dibuat. Maka registry editor akan kembali pada kondisi sebelum dirubah atau kembali pada kondisi backup.
Cara diatas adalah cara untuk melakukan back up pada seluruh registry windows. Untuk melakukan back up pada key atau sub key, dapat dilakukan dengan cara yang sama, yaitu klik kanan pada key atau sub key yang akan dibackup kemudian pilih export. File backup juga tergantung key yang dibackup. Jika backup seluruh registry maka besarnya file backup akan lebih besar daripada melakukan backup pada key tertentu.
A computer screen showing the Proseware reader in operation. Image copyright (c) 2009.
Disarankan untuk melakukan perubahan pada registry editor ini dilakukan oleh pengguna yang sudah mahir.
READ MORE - Cara mematikan / shutdown computer pada jarak waktu tertentu tanpa software

Cara menyembunyikan drive dengan mudah tanpa software

Menyembunyikan file, folder, bahkan drive terkadang sangat diperlukan untuk melindungi data-data penting yang tidak ingin kita bagi kepada orang lain. Memang ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyembunyikan drive atau partisi agar tidak diketahui oleh orang lain.
Menyembunyikan drive melalui pengaturan di gpedit , dan menyembunyikan drive melalui windows registry editor (regedit)  adalah cara yang sering dilakukan user untuk melindungi data mereka. Cara yang lain adalah dengan menggunakan bantuan software seperti Free Hide Folders , Hide Folder , dan software lain yang masih banyak lagi.
Dibawah ini adalah cara lain untuk menyembunyikan drive tanpa software dan mudah untuk dilakukan. Yaitu menyembunyikan drive melalui pengaturan disk management. Dan berikut ini adalah langkah-langkahnya :
  1. Klik kanan MyComputer kemudian pilih manage
  2. Pada jendela computer management, pilih  storage kemudian klik Disk Management.
  3. Pada panel sebelah kanan terdapat sederetan drive yang ada di komputer anda.
  4. Klik kanan pada drive yang akan disembunyikan kemudian pilih Change Drive Letter and Paths

    A computer screen showing the Proseware reader in operation. Image copyright (c) 2009.

  5. Pada jendela yang muncul klik Remove, dan jika ada konfirmasi yang muncul klik Yes

    A computer screen showing the Proseware reader in operation. Image copyright (c) 2009.

  6. Maka drive telah disembunyikan dari windows explorer.
  7. Ulangi langkah diatas untuk menyembunyikan drive yang lain.
Untuk mengembalikan atau memunculkan kembali drive yang disembunyikan tersebut, ulangilah langkah 1 sampai dengan 4 kemudian pada jendela yang muncul klik Add, dan pilih salah satu drive letter yang tersedia kemudian klik OK. Maka drive akan muncul kembali berikut semua data yang ada. Cara tersebut diatas telah saya coba di windows xp dan windows 7 dan berhasil. Namun cara tersebut tidak dapat dilakukan untuk menyembunyikan drive system.
READ MORE - Cara menyembunyikan drive dengan mudah tanpa software

Cara menghapus file secara permanen tanpa melalui recycle bin

Menghapus file adalah hal sering kita lakukan, mengingat file yang dihapus biasanya merupakan file yang sudah tidak dipergunakan lagi. Menghapus file yang sudah tidak berguna atau file sampah bisa dapat meningkatkan performance dan kinerja komputer. Hal ini disebabkan karena ruang harddisk akan menjadi lebih lapang.
Secara default ketika user menghapus file, maka file tersebut akan tertampung di recycle bin. Selanjutnya file direcycle bin tersebut bisa anda hapus secara permanen atau direstore kembali. Jika file di recycle bin ini tidak dihapus dan akan semakin banyak, maka juga akan menjadikan kinerja komputer menjadi semakin lambat. Oleh karenanya sebaiknya secara berkala file di recycle bin ini dihapus.
Dalam hal ini user bisa saja mengatur agar setiap kali menghapus file, maka tidak akan tertampung di recycle bin melainkan file akan terhapus secara permanen. Untuk mengatur agar dapat menghapus file secara permanen tanpa melalui recycle bin silahkan diikuti langkah-langkah berikut :
Cara yang termudah adalah dengan menekan tombol Shift + delete, maka file tersebut akan dihapus secara permanen.
Cara yang kedua adalah :
  1. Klik kanan pada Recycle bin kemudian klik Properties
  2. Beri tanda centang pada pilihan Do not move files to the Recycle Bin. Remove files immediately when deleted kemudian klik OK.

    menghapus file secara permanen
Dengan cara diatas maka recycle bin akan selalu kosong karena file akan secara otomatis terhapus secara permanen.
READ MORE - Cara menghapus file secara permanen tanpa melalui recycle bin

Cara menyembunyikan drive dengan mudah tanpa software

Menyembunyikan file, folder, bahkan drive terkadang sangat diperlukan untuk melindungi data-data penting yang tidak ingin kita bagi kepada orang lain. Memang ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyembunyikan drive atau partisi agar tidak diketahui oleh orang lain.
Menyembunyikan drive melalui pengaturan di gpedit , dan menyembunyikan drive melalui windows registry editor (regedit)  adalah cara yang sering dilakukan user untuk melindungi data mereka. Cara yang lain adalah dengan menggunakan bantuan software seperti Free Hide Folders , Hide Folder , dan software lain yang masih banyak lagi.
Dibawah ini adalah cara lain untuk menyembunyikan drive tanpa software dan mudah untuk dilakukan. Yaitu menyembunyikan drive melalui pengaturan disk management. Dan berikut ini adalah langkah-langkahnya :
  1. Klik kanan MyComputer kemudian pilih manage
  2. Pada jendela computer management, pilih  storage kemudian klik Disk Management.
  3. Pada panel sebelah kanan terdapat sederetan drive yang ada di komputer anda.
  4. Klik kanan pada drive yang akan disembunyikan kemudian pilih Change Drive Letter and Paths

    hide drive tanpa software

  5. Pada jendela yang muncul klik Remove, dan jika ada konfirmasi yang muncul klik Yes

    Change letter drive and paths

  6. Maka drive telah disembunyikan dari windows explorer.
  7. Ulangi langkah diatas untuk menyembunyikan drive yang lain.
Untuk mengembalikan atau memunculkan kembali drive yang disembunyikan tersebut, ulangilah langkah 1 sampai dengan 4 kemudian pada jendela yang muncul klik Add, dan pilih salah satu drive letter yang tersedia kemudian klik OK. Maka drive akan muncul kembali berikut semua data yang ada. Cara tersebut diatas telah saya coba di windows xp dan windows 7 dan berhasil. Namun cara tersebut tidak dapat dilakukan untuk menyembunyikan drive system.
READ MORE - Cara menyembunyikan drive dengan mudah tanpa software

Cara uninstall Antivirus dan internet security yang membandel

Antivirus dan internet security merupakan software yang seakan-akan wajib untuk diinstall di komputer sebagai software keamanan untuk menjaga komputer dari serangan virus, trojan, malware, spyware, dan lainnya. Apalagi bila komputer tersebut dipergunakan secara beramai-ramai dan juga selalu terhubung dengan internet, maka antivirus wajib dipasang.
Seiring dalam perjalanan waktu, uninstall antiviruspun tak terelakkan lagi karena tidak dibutuhkan lagi atau berganti jenis software. Cara unistall program yang umum dilakukan adalah dengan menggunakan fasilitas uninstall di control panel pada add or remove program atau fasilitas uninstall dari software tersebut. Terkadang proses uninstall antivirus ini tidak dapat berjalan dengan sempurna atau bahkan tidak bisa diuninstall. Meskipun dalam proses sudah diuninstall namun kenyataannya masih bercokol dikomputer. AppRemover merupakan aplikasi yang dapat membantu anda untuk mengatasi hal tersebut, yaitu uninstall antivirus yang membandel.
AppRemover merupakan software portable yang dapat anda gunakan langsung tanpa harus diinstall dikomputer. Anda bisa mendapatkannya dengan download pada link download dibawah.
  • Setelah download, jalankan AppRemover kemudian klik next
  • Pilih salah satu pilihan yang ada, Remove security application atau clean up a failed uninstall selanjutnya klik next

    A computer screen showing the Proseware reader in operation. Image copyright (c) 2009.

  • Program akan melakukan scanning terhadap program security yang terpasang dikomputer. Setelah selesai proses scanning klik next untuk melihat program yang terinstall.

    A computer screen showing the Proseware reader in operation. Image copyright (c) 2009.

  • Pilih program yang akan diuninstall kemudian klik next untuk melakukan proses uninstall sampai selesai.
AppRemover hampir support semua macam software antivirus yang ada seperti Avira, Avast, AVG, Bitdefender, BullGuard, ClamWin, ESET, F-Secure, GDATA, IObit, K7 Computing, Kaspersky, Kingsoft, Lavasoft, McAfee, Microsoft, MicroWorld, Norman, Panda, PC Tools, Quick Heal, Symantec, TrendMicro, TrustPort,dan Webroot. Namun AppRemover tidak dapat melakukan uninstall Windows defender yang merupakan bagian dari OS windows itu sendiri.
READ MORE - Cara uninstall Antivirus dan internet security yang membandel